Kerinci [KabarPeristiwa.id] Menanggapi beredarnya video insiden lalu lintas antara mobil dan sepeda motor di media sosial, pada hari selasa 03/02/2026 pihak keluarga pengemudi menyampaikan penjelasan agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Berdasarkan rekaman yang telah dilihat, mobil melaju dengan kecepatan wajar. Pengemudi telah berupaya mengambil sisi kanan jalan untuk menjaga jarak aman. Namun pada saat bersamaan sepeda motor juga bergerak ke arah yang sama sehingga ruang gerak menjadi terbatas dan terjadi senggolan yang mengakibatkan pengendara motor terjatuh.
Pengemudi mobil tidak langsung menyadari adanya insiden karena kondisi jalan berkerikil yang menimbulkan kebisingan. Setelah merasakan sentuhan pada spion kendaraan, pengemudi segera menghentikan mobil, turun, dan membantu korban untuk mendapatkan penanganan medis. Tindakan tersebut dilakukan spontan atas dasar kepedulian, tanpa ada niat menghindar.
Sebagai bentuk itikad baik, keluarga telah mendatangi korban pada rabu malam 4 Februari 2026 dan kembali menjenguk korban kedua pada pagi kamis 5 Februari 2026 di Klinik Melati Sungai Penuh untuk menanyakan kondisi serta membuka ruang komunikasi secara kekeluargaan.
Menurut pandangan yang disampaikan Dr. Oktirnebi, SH., MH., peristiwa ini lebih tepat dipahami sebagai kecelakaan lalu lintas yang terjadi secara situasional. Beliau mengimbau agar kedua belah pihak mengutamakan musyawarah, menjaga suasana tetap kondusif, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Lebih lanjut beliau menegaskan:
“Dalam perkara kecelakaan lalu lintas, penyelesaian harus berlandaskan kepatutan dan mekanisme hukum yang benar. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan musibah untuk mengajukan tuntutan di luar batas kewajaran atau permintaan yang mengarah pada indikasi pemerasan. Apabila hal tersebut terjadi, maka pihak yang dirugikan berhak mengambil langkah hukum guna melindungi hak dan martabatnya.”
Keluarga pengemudi berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan semangat kekeluargaan, saling menghormati posisi masing-masing, tanpa tekanan maupun tuntutan berlebihan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membangun opini sepihak serta memberi ruang bagi kedua belah pihak mencari jalan terbaik sesuai ketentuan yang berlaku.
Semoga korban segera pulih dan kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati serta saling menghargai di jalan.
(AdyOi)


