Bengkulu Selatan - Perkelahian yang terjadi di kawasan Jalan Letnan Jahidin, Sudut Lupis, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, berakhir tragis. Seorang pelajar berusia 17 tahun, Reyfando Arifqi, warga Desa Gindo Suli, Kecamatan Bunga Mas, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian leher.
Korban sempat dievakuasi ke RSUD Hasanuddin Damrah Manna untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, akibat luka yang cukup serius, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum kejadian korban bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul di sebuah warung di kawasan Sudut Lupis. Saat itu, seorang pengendara sepeda motor melintas sambil menggeber knalpot. Korban bersama teman-temannya sempat mengejar pengendara tersebut, tetapi tidak berhasil menemukannya.
Tidak lama kemudian, korban kembali ke lokasi semula. Beberapa saat berselang, pengendara yang diduga sebelumnya melintas datang bersama sejumlah rekannya. Pertemuan kedua kelompok itu memicu adu mulut yang kemudian berkembang menjadi perkelahian.
Di tengah keributan, salah seorang yang diduga terlibat mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban hingga mengenai leher sebelah kanan. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Aron Sebastian, melalui Kapolsek Kota Manna, IPTU Revi Hari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penanganan kasus kini berada di bawah Satreskrim Polres Bengkulu Selatan.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi. Hingga saat ini, penyidik masih memburu pelaku yang melarikan diri sekaligus mendalami motif yang melatarbelakangi perkelahian tersebut.(UG)


