Musi Banyuasin, Sumatera Selatan – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Aspirasi Nusantara (DPD LAN) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi mengumumkan penyelenggaraan aksi damai di Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari temuan terkait dugaan keterlibatan seorang kompol perwira Polisi dalam bisnis minyak ilegal yang telah viral melalui berbagai platform media online .
Pada hari Senin, 10 Maret 2026, sebuah truk Canter berwarna kuning dengan nomor polisi BG 8526 QA berhasil tertangkap kamera oleh tim investigasi gabungan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) saat melintas di Jalur Lintas Jambi, kawasan Simpang Gas, Kecamatan Tungkal Jaya. Pengecekan awal menunjukkan truk tersebut membawa muatan yang diduga sebagai minyak ilegal.
Dari hasil wawancara yang dilakukan media terhadap pengemudi truck bernama Anto, diketahui bahwa muatan minyak diangkut dari daerah Belide dengan rute tujuan ke Simpang Bayat.
" Minyak dari daerah Belide tujuan ke simpang Bayat. Mobil maupun muatan minyak milik Kombes Rido
,'' beber Anto .
Untuk menjaga objektivitas pemberitaan dan memastikan kebenaran informasi, tim redaksi melakukan upaya konfirmasi langsung kepada Rido melalui pesan WhatsApp . Selang beberapa waktu kemudian, Rido menghubungi kembali tim redaksi dengan nada bicara tinggi yang dinilai kurang sopan dan mengeluarkan pernyataan .
"Apakah kita harus konfirmasi sama kalian? Kayaknya tidak penting juga saya melakukan konfirmasi sama kalian. Apa kalian mau bertemu langsung dengan saya? Silakan kirimkan Kartu Tanda Anggota (KTA) wartawan kamu ke saya, nanti kita akan bertemu ketika saya berada di sana." Tegas Rido
Menanggapi hal tersebut, Fitriandi S.Sos, Ketua DPD LAN Muba, mengungkapkan keprihatinan dan mengumumkan rencana aksi damai yang akan digelar .
"Kami akan menggelar aksi damai di Polda Sumsel dalam waktu dekat. Klarifikasi yang diberikan oleh Rido yang mengaku sebagai anggota Polisi Polda Sumsel berpangkat Kombes – serta mengaku sebagai pemilik truck dan minyak ilegal yang terjaring investigasi tim Media LSM – merupakan bentuk pelanggaran yang sangat serius. Sebagai aparatur penegak hukum, jika dia benar-benar anggota Polri, seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Tidak boleh menyalahgunakan pangkat dan jabatan untuk terlibat dalam bisnis ilegal seperti perdagangan minyak ilegal, apalagi mengintimidasi media yang melakukan konfirmasi informasi
,'' terangnya.
Ketua DPD LAN Fitriandi S.Sos menambahkan bahwa aksi damai yang akan di gelar bertujuan untuk mendesak pihak berwenang melakukan penyelidikan tuntas, menjaga keadilan, serta memastikan tidak ada oknum yang luput dari hukum. ( Ril/Tim).


