Iklan

Proyek Jalan Rp 28,3 M di Kerinci Masih Dikerjakan di 2026, Mutu Aspal Jadi Sorotan

Kabar Peristiwa
, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T08:56:43Z

 


Kerinci [KabarPeristiwa.id] Memasuki tahun 2026, proyek peningkatan jalan dengan nilai anggaran Rp 28,3 miliar di Kabupaten Kerinci masih terus dikerjakan. Pantauan langsung media di lapangan menunjukkan, proses pengaspalan kembali berlangsung di sejumlah titik, di tengah sorotan warga terhadap mutu hasil pekerjaan.


Dari dokumentasi foto dan video saat investigasi lapangan, terlihat aktivitas penghamparan aspal yang dilakukan kembali pada ruas jalan yang sebelumnya sudah tampak dikerjakan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik, terutama terkait kualitas pekerjaan awal dan efektivitas pelaksanaan proyek.


Aspal Tidak Rata, Tampak Seperti Bukan Jalan Baru


Hasil pengaspalan di beberapa segmen terlihat tidak rata dan bergelombang, dengan warna kusam serta tekstur kasar. Di sejumlah bagian, agregat tampak terbuka, sehingga secara visual tidak mencerminkan pekerjaan aspal baru.


Ketidakrataan tersebut sudah terlihat saat proses pengaspalan masih berlangsung, bukan setelah jalan digunakan dalam jangka waktu lama. Hal ini mengindikasikan adanya persoalan mutu sejak tahap pelaksanaan.


Warga Minta Media Catat, Khawatir Timbul Genangan


Saat media melakukan investigasi di lokasi, masyarakat setempat menyampaikan permintaan langsung kepada awak media agar salah satu titik jalan diratakan. Warga menilai, perbedaan elevasi permukaan jalan yang terlihat jelas berpotensi menimbulkan genangan air saat hujan.


Permintaan tersebut muncul karena pada titik tersebut permukaan jalan tampak lebih rendah dibanding bagian sekitarnya. Warga khawatir, jika dibiarkan, kondisi ini akan mempercepat kerusakan jalan.


Bekas Kupasan Aspal dan Indikasi Pengulangan Pekerjaan


Pantauan lapangan juga menemukan bekas kupasan lapisan aspal di badan jalan. Pada bagian tersebut terlihat kondisi permukaan yang basah dan terdapat genangan air, seolah lapisan sebelumnya dibongkar untuk dikerjakan kembali.


Temuan ini menguatkan dugaan bahwa pengaspalan yang berlangsung saat ini merupakan pengulangan di sejumlah titik, bukan sekadar kelanjutan pekerjaan biasa. Jika demikian, publik tentu berhak mempertanyakan penyebab pekerjaan harus diulang.


Nilai Proyek Besar, Harapan Publik Tinggi


Dengan nilai anggaran mencapai Rp 28,3 miliar, masyarakat berharap proyek jalan ini menghasilkan kualitas yang sepadan: permukaan rata, kuat, dan tahan lama. Namun kondisi yang terlihat di lapangan justru menimbulkan kesenjangan antara besarnya anggaran dan mutu visual pekerjaan.


Fakta bahwa pekerjaan masih berlangsung di tahun 2026, disertai temuan ketidakrataan dan pengulangan di sejumlah titik, membuat pengawasan proyek menjadi sorotan.


Menanti Penjelasan Resmi


Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan dari pihak terkait mengenai:


• Alasan pekerjaan pengaspalan masih berlangsung di 2026

 • Penyebab adanya pengulangan di beberapa titik

• Jaminan bahwa mutu pekerjaan sesuai spesifikasi teknis


Masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh dan keterbukaan informasi, agar proyek infrastruktur bernilai besar ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang, bukan meninggalkan persoalan baru.


AdyOi

Komentar

Tampilkan

  • Proyek Jalan Rp 28,3 M di Kerinci Masih Dikerjakan di 2026, Mutu Aspal Jadi Sorotan
  • 0

Terkini