Iklan

Dugaan Uang Bangku Kembali Mencuat di Sungai Penuh, Casis Mengaku Diminta Rp5 Juta untuk Jalur Belakang

Kabar Peristiwa
, Juni 29, 2026 WIB Last Updated 2026-06-29T12:16:37Z

 



SUNGAI PENUH [KabarPeristiwa.id] Dugaan praktik "uang bangku" kembali mencuat menjelang tahun ajaran baru di Kota Sungai Penuh. Persoalan yang kerap menjadi sorotan setiap penerimaan peserta didik baru tersebut kembali dikeluhkan masyarakat dan dinilai dapat membebani orang tua maupun calon siswa. Senin (29/06/2026).


Pendidikan yang seharusnya menjadi sarana pemerataan kesempatan bagi generasi bangsa masih dihadapkan pada berbagai persoalan. Salah satunya terkait dugaan adanya pungutan di luar ketentuan dalam proses penerimaan peserta didik.


Seorang calon siswa (Casis) berinisial "CAD" mengaku mengikuti jalur prestasi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Sungai Penuh. Namun dirinya mengaku tidak lolos pada jalur prestasi maupun sekolah pilihan cadangan yang dipilih melalui sistem pendaftaran.


Menurut pengakuannya, setelah tidak lolos pada jalur tersebut, dirinya mendapatkan informasi terkait kemungkinan masuk melalui jalur lain dengan sejumlah biaya tertentu.


"Saya tidak lolos jalur prestasi dan tidak diterima di sekolah pilihan cadangan. Saat ini saya bingung harus sekolah di mana," ungkapnya.


Dirinya juga mengaku memperoleh informasi terkait adanya biaya yang disebut sebagai "uang bangku" dengan nominal mencapai Rp5 juta apabila ingin masuk melalui jalur tertentu.


Dugaan persoalan seperti ini dinilai dapat menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pemerataan akses pendidikan dan transparansi dalam penerimaan peserta didik baru.


Masyarakat berharap proses penerimaan siswa baru dapat berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan beban tambahan bagi calon siswa maupun orang tua wali murid.


Selain itu, sistem penerimaan peserta didik melalui jalur prestasi dan zonasi diharapkan dapat dilaksanakan secara terbuka, transparan, serta menghindari dugaan praktik pungutan yang dapat merugikan masyarakat.


Permasalahan ini masih terus didalami. Masyarakat juga berharap Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jambi selaku instansi yang membawahi SMA/SMK di kabupaten dan kota dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut.


AdyOi

Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Uang Bangku Kembali Mencuat di Sungai Penuh, Casis Mengaku Diminta Rp5 Juta untuk Jalur Belakang
  • 0

Terkini